Manchester United Kalahkan Chelsea

Susah Payah! Manchester United Berhasil Kalahkan Chelsea

Informasi bola kali ini datang dari hasil pertandingan Piala Liga Inggris di Stadion Stamford Bridge yang mempertemukan Manchester United dengan Chelsea pada Kamis (31/10). Manchester United berhasil menekuk Chelsea dengan skor 2-1. Dua gol MU berhasil dicetak oleh Marcus Rashford pada menit ke 25 berkat tendangan pinalti. Perolehan skor pertama bagi Chelsea tercetak pada menit ke 61 berkat tendangan dari Michy Batshuayi.

Skor imbang hanya berlangsung 12 menit setelah gol kedua bagi Manchester United kembali dihasilkan oleh Rashford setelah ia berhasil memaksimalkan tendangan bebasnya.Kenangan manis dari Stamford Bridge tersebut membuat Manchester United memastikan tiket ke babak perempat final Piala Liga Inggris.

Manchester United dijadwalkan akan menghadapi Colchester pada 17 Desember mendatang. Namun dari kemenangan Manchester United atas Chelsea kemarin menghasilkan beberapa catatan untuk Manchester United.

Catatan Eksekusi Tendangan Pinalti

Manchester United Kalahkan Chelsea

Kesempatan tendangan pinalti bagi Manchester United jika dihitung sangatlah banyak. Namun dalam pelaksanaan tendangan pinalti yang diberikan, tidak seluruhnya dapat dieksekusi dengan baik oleh anak asuh Ole Gunnar Solkjaer. Terbukti dari enam kesempatan tendangan pinalti, Manchester United hanya dapat menghasilkan dua gol saja, sedangkan empat lainnya gagal dimanfaatkan dengan baik.

Berdasarkan informasi bola di dunia, catatan ini sangat perlu diperhatikan oleh Manchester United sebagai persiapan mereka sebelum nantinya bertanding menghadapi Colchester. Tidak etis kiranya jika permasalahan Manchester United telah selesai setelah berhasil mengalahkan Chelsea. Nampaknya Manchester United harus menambah kepercayaan dirinya dengan salah satunya bagi para pemain yang menjadi eksekutor dalam tendangan pinalti.

Pelatih Tak Perlu Sering Ganti Pemain

Catatan kedua dari informasi bola kali ini adalah terlalu seringnya Solkjaer mengganti pemain Manchester United ketika bertanding. Terlalu banyak perubahan dalam komposisi Manchester United pada waktu pertandingan namun dari segi taktik permainan tidak berpengaruh. Pemandangan tersebut juga terlihat ketika Manchester United bertanding melawan West Ham United, seolah hanya mengganti pemain yang lelah saja. Namun sedikit berbeda ketika kontra Chelsea, Solkjaer memasukkan Anthony Martial ketika Batshuayi berhasil merobek pertahanan Manchester United. Pergantian ini dilakukan untuk mendobrak pertahanan Chelsea.

Fakta Menarik MU

Kemenangan Manchester atas Chelsea menoreh sejarah kemenangan beruntun atas Chelsea untuk kali pertama sejak Februari 1998. Setelah Solkjaer menjadi manajer, MU mendapat 17 pinalti dan 12 gol dari titik putih, terbanyak dibanding klub-klub lainnya di Premier League.

event_note December 5, 2019

account_box Angga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *